KASIR MALL UANG 30 RIBU DAN KEPUTUSAN

Ini contoh pengalaman hidup yang saya ambil dari pengalaman teman
Arif Rh (Facebook)


KASIR MALL UANG 30 RIBU DAN KEPUTUSAN
Kemaren saya dan istri belanja di sebuah mall ... Pas kendaraan sudah keluar area parkiran, istri saya iseng ngitung ulang harga belanjaan ... Ternyata ada satu barang, yang seharusnya 8 item, dihitung 9 item ... Akhirnya kami membayar 30 sekian ribu lebih tinggi, dari yang seharusnya kami bayar ...

Kami berada di "persimpangan" antara dua pilihan ; balik lagi ke mall, atau udah itu ikhlasin aja duit, anggep sebagai ongkos keteledoran kami tidak ngecek ulang ... Akhirnya kami putuskan pulang aja, karena keribetan dan kerepotan yang akan kami alami, akan jauh lebih "mahal" daripada uang 30 ribu sekian yang akan kami dapatkan kembali ... Kami memilih hemat waktu tenaga, bukan uangnya ...

Lalu, sebenarnya, opsi pilihan mana yang benar? ... Opsi balik ke mall? ... Atau opsi yang kami pilih, diikhlasin aja itu 30 ribu? ... Dua-duanya benar ... Kalau kami balik lagi ke mall, kami dapat 30 ribu, juga bisa memberikan edukasi kepada si petugas kasir, agar lain kali lebih teliti ... Maybe karena "kemalasan" kami, si petugas kasir tidak mendapatkan input, untuk perbaikan kinerja kedepannya ...

Kalau kami memilih opsi langsung pulang, kami menghemat waktu dan tenaga ... Karena masih ada agenda lainnya, yang juga penting setelahnya ... Kedepannya, kami akan selalu mengecek ulang itungan petugas kasir mall, sebelum meninggalkan kasirnya ... Tapi opsi yang kami pilih ini, bisa jadi disalahkan ... Mengapa? ... Karena memang kedua opsi ada benar dan salahnya masing-masing ...

Uraian di atas sebenarnya merupakan contoh nyata, bahwa saat kita bingung memutuskan, sadari bahwa, semua opsi pilihan itu, semua ada benar dan salahnya ... Nah, orang dalam hidup, kenapa kadang terjebak keraguan yang terlalu lama? ... Karena ia berusaha mencari opsi pilihan yang sempurna benarnya, tanpa kesalahan, tanpa konsekuensi negatifnya ... Idealnya memang begitu, tapi realitanya, kadang tidak atau jarang ada ...

Bahkan, sebuah keputusan yang dulu kita pernah anggap 100 persen sempurna benarnya, di masa depan kita sesali, karena di masa itu kita anggap 100 persen sempurna salahnya ... Contohnya apa? ... Lha itu, beberapa orang yang merasa salah pilih pasangan hidup ... Dulu khan cintanya kayak apa itu ... Betapa sempurnanya si dia, saat diputuskan dinikahi ... Lalu apa point paling pentingnya? ...

Selama kita mencari opsi pilihan yang sempurna, kita akan terperangkap lama dalam keraguan ... Sementara beberapa keputusan, benar dan salahnya adalah karena timing ... Semakin penundaan dilakukan terlalu lama, keputusan yang awalnya banyak benarnya, bisa menjadi salah karena sikonnya sudah berbeda saat ditunda-tunda ... "MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG KELIRU ... KADANG LEBIH BAIK ... DARIPADA TERLALU LAMA MENUNDA-NUNDA PENGAMBILAN KEPUTUSAN" ...
_/|\_
*awan_hakikat
Cc. Arif Vibrasi

0 Response to "KASIR MALL UANG 30 RIBU DAN KEPUTUSAN"

Post a Comment

Thank You